Dorong Swasembada Daging Nasional, Unisba Blitar Gelar Seminar Nasional Diversifikasi Peternakan Kelinci
Artikel berita - Kategori Kegiatan Fakultas | Diposting pada : 2018-12-05 -|- 02:16:am
Share this article on

unisbablitar.ac.id, Blitar - Bisnis ternak kelinci memang tak semenjamur ternak sapi atau kambing. Namun siapa sangka keuntungan beternak kelinci ternyata cukup banyak.

Selain mudah dikembangbiakkan daging kelinci juga mengandung banyak protein yang tak kalah dengan dading sapi dan daging ayam. Guna memperkenalkan potensi bisnis beternak kelinci, Fakultas Ilmu Peternakan Universitas Islam Balitar (Unisba) Blitar menggelar seminar nasional “Diversivikasi Peternakan Kelinci Meningkatkan Perekonomian Masyarakat”.

Seminar digelar di Kampus I Unisba, Jalan Mojopahit No 2-4 Kota Blitar, Minggu (26/8). Seminar diikuti mahasiswa, peternak, dan masyarakat umum. Sementara narasumber yang dihadirkan masing-masing M.Iqbal Harraz (owner Quraish Rabbit Iqbal) dan Masyuri Azhar (owner of Azhar Farm).

“Tujuan kita menggelar seminar ini untuk merangsang masyarakat dalam budidaya kelinci. Baik itu kelinci hias maupun pedaging,” ucap Dekan Fakultas Ilmu Peternakan Unisba Blitar, Nita Opi Ari Kustanti.

Dia menambahkan, seminar ini diharapkan bisa menumbuhkan semangat para peternak untuk meningkatkan kualitas ternak kelincinya. Kualitas ternak kelinci yang baik diharapkan mampu mendorong swasembada daging.

“Kita tahun salah satu kendala negera kita adalah hingga saat ini Negara kita belum bisa swasembada daging. Untuk memenuhi kebutuhan daging, Negara kita harus impor daging dan ternak khususnya sapi dari Australia, setiap tahun sekitar 500 ribu ekor harus kita impor. Untuk memecahkan masalah tersebut diperlukan sumber protein hewani lain, salah satunya adalah kelinci. Daging kelinci mengandung nutrisi yang tidak kalah dengan hewan lain,” terang dia.

Kebanyakan orang menilai kelinci hanya hewan hias dan sayang untuk disembelih. Seminar ini ingin memperkenalkan budidaya kelinci pedaging merupakan prospek lahan bisnis yang menguntungkan.

“Kelinci punya keunggulan dibandingkan ternak lain, salah satunya mudah dipelihara, sangat simple dan bisa dipelihara dirumah. Kelinci juga gampang sekali beranak, sekali beranak bisa lima ekor. Beternak kelinci mudah sekali dan prospek bagus untuk wirausaha,” katanya.

Sementara itu salah satu narasumber Masyuri Azhar dalam paparannya menyampaikan, potensi usaha ternak kelinci sangat menjanjikan di Indonesia.

Menurut dia, saat ini masih sedikit orang yang menggeluti bisnis ini. Padahal potensi bisnis ini sangat cemerlang dengan jumlah pesaing yang masih sangat minim.

“Banyak orang memanfaatkan kelinci sebagai hewan peliharaan dan tak sedikit yang mengkonsumsinya. Sebagai konsumsi, permintaan daging kelinci di pasaran cukup tinggi. Oleh karena itu, berbisnis kelinci memang pilihan yang tepat,” paparnya.



 


P2MB Kampus Universitas Islam Balitar
Kampus 1 : Jln. Majapahit 2-4 Blitar - Jawa Timur 66131
Tlpn/ Fax (0342) 813145 Hp. 085785510433
Kampus 2 : Jln. Tanjung No. 224 Blitar - Jawa Timur